Iklan

Senin, 21 Oktober 2024, 10.27.00 WIB
ACEH SINGKILADVDinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh SingkilGSMS

Sekolah di Aceh Singkil Dukung Penuh Keberlanjutan Program GSMS

Iklan


Aceh Singkil Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) tahun 2024, program yang digagas oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, sukses dilaksanakan di 23 sekolah di Kabupaten Aceh Singkil. Program ini diakui memberikan manfaat besar bagi peserta didik, khususnya dalam pembelajaran seni, sehingga para Kepala Sekolah dan pelajar sangat mengharapkan kelanjutan program GSMS di masa mendatang.


H. Suratmen, S.Pd., Kepala Sekolah SD Negeri 1 Rimo, menyampaikan bahwa program GSMS sangat diapresiasi oleh para siswa di sekolahnya, terutama dalam mempelajari seni tari. Menurutnya, antusiasme yang tinggi dari siswa menjadi dorongan kuat agar program ini tetap berlanjut.


“Ini sudah kedua kalinya kami mengikuti program GSMS. Antusiasme anak-anak sangat luar biasa. Bahkan, ada beberapa sekolah yang bertanya mengapa tidak terpilih. Kami dari pihak sekolah sepenuhnya mendukung keberlanjutan program ini, meskipun dananya terbatas,” ujar Suratmen.


Program GSMS juga mendapat sambutan positif dari sekolah-sekolah menengah pertama. Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Rimo, Dedi Sukiar, S.Pd., menyatakan bahwa program ini memberikan dampak positif bagi para siswa, khususnya dalam mengembangkan keterampilan seni mereka. Ia menegaskan bahwa sekolahnya siap mendukung program ini agar terus berlanjut.


“Kami berharap program GSMS tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus dilanjutkan dan diperluas. Meskipun anggaran terbatas, kami tetap mendukung penuh demi semangat dan perkembangan anak-anak dalam bidang seni,” tutur Dedi.


Selain dukungan dari pihak sekolah, para pelajar yang terlibat juga merasakan dampak positif dari program ini. Raisha, salah satu siswa SD Lipat Kajang, Kecamatan Simpang Kanan, mengungkapkan rasa senangnya karena sekolahnya terpilih menjadi peserta GSMS. “Kami senang bisa ikut GSMS. Saya ingin sekolah kami menjadi yang terbaik dalam menampilkan budaya dan belajar lebih banyak lagi,” katanya.


Citra, seorang siswa dari SMP Lipat Kajang, juga merasakan manfaat besar dari program ini. Melalui GSMS, ia mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang seni perfilman, termasuk keterampilan teknis seperti menjadi camera man dan mengedit film. “Kami belajar banyak hal. Ada pembagian tugas yang jelas, seperti menjadi cameraman dan editor. Semoga GSMS semakin sukses dan berkembang,” ujarnya.


Program GSMS 2024 di Aceh Singkil telah memberikan dampak positif yang nyata bagi siswa dan sekolah, membangkitkan minat mereka terhadap seni dan budaya, serta menjadi sarana penting untuk menyalurkan bakat dan kreativitas generasi muda.

Close Tutup Iklan