Iklan

Minggu, 16 Februari 2025, 15.23.00 WIB
ACEH SINGKILDinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh SingkilPERSAMIPRAMUKA

Seru dan Penuh Tantangan! PERSAMI Gabungan II Kwarran Singkohor Bangkitkan Semangat Pramuka

Iklan

 


Aceh Singkil – Dentuman semangat terdengar sejak pagi. Meski registrasi baru dijadwalkan pukul 14.30 WIB, para peserta sudah bersiap lebih awal. Tenda demi tenda mulai berdiri, atribut Pramuka tertata rapi, dan wajah-wajah antusias tampak di antara peserta dari berbagai Gugus Depan (Gudep). Inilah Perkemahan Sabtu Minggu (PERSAMI) Gabungan ke-II se-Kwarran Singkohor, ajang yang bukan sekadar perkemahan, tetapi juga pembuktian kemandirian, kedisiplinan, dan kekompakan para peserta.

Bertempat di Gudep UPTD SPF SDN Lae Pinang pada 15-16 Februari 2025, kegiatan ini diikuti oleh delapan Gudep, terdiri dari lima tingkat Siaga, dua tingkat Penggalang, dan satu tingkat Penegak, yaitu, Gudep UPTD SPF SD N 1 Singkohor, Gudep UPTD SPF SD N 2 Singkohor, Gudep UPTD SPF SD N Lae Pinang, Gudep UPTD SPF SD N Mukti Jaya, Gudep UPTD SPF SMP N 1 Singkohor, Gudep UPTD SPF SMP N 3 Singkohor, MIIS Dinul Islam Singkohor, dan Gudep SMAN 1 Singkohor. 

PERSAMI kali ini menjadi momentum bagi para Pramuka untuk belajar lebih dari sekadar teori di dalam kelas. Mereka diuji bagaimana bisa bertahan dalam suasana perkemahan yang menuntut kemandirian dan tanggung jawab.

Suasana semakin khidmat saat Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Singkil, Sugiarto, S.Pd, membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menekankan pada adik-adik Pramuka agar Dasa Dharma dan Tri Satya bukan hanya sekedar hafalan akan tetapi di terapkan pada kehidupan sehari-hari

"Lewat PERSAMI ini, anak-anak belajar arti disiplin, kekompakan, dan kebersamaan. Ini adalah bekal yang sangat berharga untuk masa depan mereka," ujar Sugiarto dengan penuh semangat.

Dukungan dari berbagai pihak pun tak main-main. Unsur MUSPIKA, Disdikbud, Keuchik, hingga pengurus Kwarran Singkohor turut hadir, menunjukkan betapa pentingnya kegiatan ini dalam membangun karakter generasi muda.

Saat matahari tenggelam, semangat para peserta justru semakin membara. Api unggun dinyalakan, menjadi simbol persatuan dan semangat pantang menyerah. Di sekelilingnya, para peserta menyanyikan lagu-lagu Pramuka dengan penuh antusias, menciptakan suasana kebersamaan yang begitu kuat.

Tak berhenti di situ, panggung pentas seni pun menjadi ajang unjuk bakat. Ada yang menampilkan drama, ada yang menyanyikan yel-yel khas Gudep mereka, dan ada pula yang menari dengan gerakan penuh semangat. Malam itu, bukan hanya tawa yang terdengar, tetapi juga rasa bangga karena mereka berhasil menunjukkan kreativitas mereka masing-masing.

Keesokan harinya, tantangan baru menanti. Para peserta diajak menjelajahi alam sekitar, menavigasi rute yang telah disiapkan panitia. Mereka harus bekerja sama, mengasah keterampilan bertahan hidup, dan tentunya menjaga kekompakan tim.

Selain itu, berbagai perlombaan seperti Lomba Kerapian Tenda, Lomba Yel-yel, LKBB (Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris), dan Pionering semakin menguji ketangkasan serta kreativitas para peserta. Setiap tantangan bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga pelajaran berharga tentang bagaimana mereka bisa bekerja sama sebagai satu tim.

Ketua panitia Duwi Sujadmiko, S.Pd, Gr. mengatakan, PERSAMI ini bukan hanya tentang berkemah dan bermain, tetapi juga tentang membangun nilai-nilai kehidupan. Dalam suasana kebersamaan, mereka belajar tentang pentingnya disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

"Kami ingin kegiatan ini bisa menanamkan semangat Pramuka di hati para siswa. Mereka harus bangga menjadi bagian dari Pramuka dan menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Duwi. 

Dengan kesuksesan PERSAMI tahun ini, panitia dan peserta telah sepakat bahwa perkemahan selanjutnya akan digelar di Gudep SDN 1 Singkohor. Diharapkan, kegiatan ini terus berkembang dan semakin memberikan dampak positif bagi generasi muda.

Close Tutup Iklan